SIMPOSIUM GURU DIKMEN dan DIKSUS 2018

Tahun 2015 yang lalu tepatnya tanggal 25 November, dunia pendidikan diramaikan dengan kegiatan SIMPOSIUM GTK. SIMPOSIUM GTK merupakan sebuah perayaan pada puncak Hari Guru Nasional (HGN) yang bertepatan dengan tanggal 25 November. Acara tersebut diikuti oleh ribuan guru dari seluruh indonesia di ISTORA Senayan, Jakarta. SIMPOSIUM GTK begitu menggelegar dan membekas pada ingatan pesertanya.

Kesuksesan SIMPOSIUM GTK tahun 2015 menjadi awal dari SIMPOSIUM GURU di tahun tahun selanjutnya. Pada tahun 2016 SIMPOSIUM diadakan kembali untuk Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) sehingga namanya masih sama seperti tahun sebelumnya yaitu SIMPOSIUM GTK. Tahun 2016 puncak HGN yang bertepatan tanggal 25 November yang dimeriahkan oleh SIMPOSIUM GTK diadakan di JCC Sentul-Bogor. Kegiatan ini sukses besar dan dihadiri 15 ribu guru.

Pada tahun 2017, kegiatan simposium sudah tidak lagi diadakan serentak dalam satu kepanitian yang dikomandoi Dirjen GTK. Tahun 2017 ini masing-masing Direktorat dibawah naungan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan memiliki acara dan kepanitiaan masing-masing walaupun kegiatan secara serentak diadakan pada tanggal yang sama.

Pada tahun 2018, kegiatan simposium tidak lagi sama dengan SIMPOSIUM GTK yang diadakan tahun 2015 dan 2016. Sampai saat berita ini ditulis, informasi dari keseluruhan simposium belum terkumpul semuanya. Admin hanya baru dapat SIMPOSIUM yang akan diadakan oleh Kesharlindung Dikmen. Mari kita bahas SIMPOSIUM tahun 2018 yang sudah ada pedoman-nya.

Kesharlindung Dikmen dan Diksus telah menerbitkan pedoman pelaksanaan kegiatan SIMPOSIUM NASIONAL. Tulisan ini dibuat untuk memberikan penjelasan kepada bapak ibu guru yang merasa tidak mendapat kejelasan informasi tentang simposium nasional. Setelah ditelusuri, kegiatan simposium ini sudah sesuai dengan pedoman yang ada. SIMPOSIUM GURU PENDIDIKAN MENENGAH DAN PENDIDIKAN KHUSUS ini di peruntukan kepada Guru SMA/SMK, SLB,SMPLB, SMALB, dan SMKLB.

Peserta SIMPOSIUM tahun 2018 ini harus melalui seleksi Dinas Provinsi, kemudian peserta yang telah lolos harus mengantongi surat keputusan yang dikeluarkan oleh Dinas Provinsi.

Singkat cerita, setelah banyaknya pertanyaan yang muncul dari guru-guru peserta simposium 2018 yang tidak bisa mengirimkan karya tulis ilmiah sebagai syarat lomba, akhirnya saya mencari informasi lebih lanjut.

Usut punya usut, Lukman selaku admin Kesharlindung Dikmen telah mengantongi nama-nama dari Provinsi yang telah resmi lolos seleksi sebagai peserta SIMPOSIUM GURU DIKMEN DAN DIKSUS 2018, sehingga nama-nama diluar daftar nama yang admin miliki dipastikan tidak akan lolos atau melanjutkan ketahap kegiatan selanjutnya.

Semoga ulasan ini bermanfaat.

DOWNLOAD PEDOMAN SIMPOSIUM GURU DIKMEN DAN DIKSUS 2018

About Dakroni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *