SEMINAR NASIONAL GURU DIKDAS 2019 TELAH DIBUKA

Seminar Nasional Guru Dikdas 2019 yang diadakan Kesharlindung Dikdas telah dibuka pendaftarannya melalui website resmi Kesharlindung Dikdas: http://kesharlindung.pgdikdas.kemdikbud.go.id. Ternyata admin kelupaan membuka kegiatan seminar pada website.

Yang harus betul betul diperhatikan dalam mendaftar di Kegiatan ini adalah sebagai berikut:

  1. Pada saat mendaftar, sebaiknya pilih tema yang paling tepat karna tema yang dipilih pada saat mendaftar tidak dapat diubah kembali.
  2. Pada artikel tulislah jenis artikel anda pada awal penulisan judul pada tulisan. Contoh:

           (Bestpractice) Penguatan Pendidikan Karakter pada siswa SD 1 Kebon Rambutan atau 

           (Hasil Kajian) Penguatan Pendidikan Karakter pada siswa SD 1 Kebon Rambutan atau

            (Hasil penelitian) Penguatan Pendidikan Karakter pada siswa SD 1 Kebon Rambutan 

berikut ini adalah tema dan sub tema yang kami kutip dari pedoman.(Sementara pedoman belum terbit saya bocorkan dulu)

 

BAB II PESERTA, TEMA SEMINAR, DAN KARYA TULIS ILMIAH

 

A.   Peserta

Peserta Seminar Nasional Tahun 2019 ialah:

  1. guru pendidikan dasar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang lolos seleksi artikel dan administrasi secara online;
  2. guru yang memiliki ijin mengikuti seminar dari kepala sekolah.

B.    Tema, Subtema, dan Deskripsi

Tema Seminar Nasional Tahun 2019 adalah “Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Guru Pendidikan Dasar pada Era Revolusi Industri 4.0” dengan subtema sebagai berikut.

  1. Pengembangan Karier Guru
  2. Pengembangan Kompetensi Guru
  3. Penguatan Pendidikan Karakter
  4. Peningkatan Mutu Pembelajaran
  5. Pengembangan Literasi Dasar
  6. Pengembangan Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal
  7. Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi
  8. Asesmen Berbasis Teknologi Informasi
  9. Gagasan Inovatif Perlindungan Guru
  10. Pembelajaran yang Menstimulasi Higher-Order Thinking Skills (HOTS)
  11. Pendekatan Science-Technology-Engineering-Art-Math (STEAM)

 

Deskripsi Subtema:

  1. Pengembangan Karier Guru

Kajian, pengalaman, atau penelitian mengenai percepatan peningkatan karier guru atau pengalaman terbaik (best practice) dan pelajaran yang dapat dipetik (lesson learnt) dalam meningkatkan karier.

  1. Pengembangan Kompetensi Guru

Kajian, pengalaman, atau penelitian mengenai upaya guru untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi guru dalam memecahkan masalah-masalah pendidikan dan pembelajaran.

  1. Penguatan Pendidikan Karakter

Kajian, pengalaman, atau penelitian mengenai implementasi nilai-nilai utama pendidikan karakter (religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas)  berbasis kelas, budaya sekolah, dan masyarakat.

  1. Peningkatan Mutu Pembelajaran

Kajian, pengalaman, atau penelitian mengenai pendekatan/model/strategi/metode/teknik pembelajaran, media pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran.

  1. Pengembangan Literasi Dasar

Kajian, pengalaman, atau penelitian mengenai pengembangan literasi dasar (baca tulis, berhitung, sains, teknologi informasi dan komunikasi, keuangan, budaya dan kewarganegaraan).

  1. Pengembangan Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal

Kajian, pengalaman, atau penelitian mengenai cara guru merancang dan mengembangkan pembelajaran melalui pendekatan budaya, permainan, tradisi yang khas di lingkungan sekitar.

  1. Pembelajaran Berbantuan Teknologi Informasi

Kajian, pengalaman, atau penelitian tentang pemanfaatan sumber belajar yang dihasilkan dari perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), misalnya: pembuatan bahan ajar dan presentasi menggunakan powerpoint, animasi pembelajaran, dan  produk media daring/luring lainnya.

  1. Asesmen Berbasis Teknologi Informasi

Kajian, pengalaman, atau penelitian tentang pemanfaatan teknologi informasi dalam mengembangkan asesmen autentik. Misalnya: penerapan CBT (computer based test) dan tes interaktif.

  1. Gagasan Inovatif Perlindungan Guru

Kajian, pengalaman, studi kasus, atau penelitian mengenai perlindungan guru meliputi gagasan inovatif dalam perlindungan hukum, perlindungan profesi, Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI), keselamatan, dan kesehatan kerja.

  1. Pembelajaran yang Menstimulasi Higher-Order Thinking Skills (HOTS)

Kajian, pengalaman, atau penelitian mengenai upaya guru dalam mengembangkan pembelajaran dan penilaian yang menstimulasi HOTS.

  1. Pendekatan Science-Technology-Engineering-Art-Math (STEAM)

Kajian, pengalaman, atau penelitian mengenai pendekatan pembelajaran STEAM.

C.   Persyaratan Artikel

  1. Artikel sesuai dengan subtema butir A;
  2. Hasil karya sendiri (asli) disertai pernyataan keaslian naskah bermeterai (contoh format terlampir);
  3. Belum pernah diseminarkan dan dipublikasikan, serta tidak sedang dalam proses reviu oleh editor jurnal atau media publikasi lainnya;
  4. Memiliki similarity maksimal 30%;
  5. Jumlah halaman artikel maksimal 12, termasuk abstrak dan daftar referensi.

 

D.   Ketentuan Artikel

  1. Penulisan artikel menggunakan bahasa Indonesia secara benar dan baik (sesuai PUEBI). Panjang naskah maksimal 12 halaman, menggunakan program Windows Microsoft Word tahun 2003 ke atas, kertas ukuran A4, diketik 1,5 spasi, tipe huruf Times New Roman, font size 12, margin atas dan kiri 3 cm, bawah dan kanan 3 cm.
  2. Artikel disimpan dengan nama file: nama penulis_nomor subtema_kota/kabupaten tempat tinggal. Contoh: seorang penulis bernama Asep Saeful berdomisili di Kabupaten Garut memilih subtema mengenai Penguatan Pendidikan karakter. Maka nama filenya adalah: asep saeful_3_garut
  3. Artikel ditulis dengan sistematika dan ketentuan sebagai berikut:
  4. Artikel Hasil Penelitian
  • Judul: ditulis dengan singkat padat dan huruf kapital, maksimal 15 kata, font 14, cetak tebal, Huruf Times New Roman, spasi tunggal, dan harus mencerminkan subtema yang diuraikan pada batang tubuh artikel.
  • Nama Penulis: ditulis tanpa gelar, terletak di bawah judul; artikel yang berasal dari penelitian kelompok maksimal 3 orang, semua anggota harus dicantumkan.
  • Nama Lembaga: ditulis nama sekolah dan kota/kabupaten, serta provinsi, terletak di bawah nama penulis.
  • Alamat E-mail: alamat e-mail terletak di bawah nama lembaga; jika penulis lebih dari seorang, alamat e-mail yang dicantumkan adalah milik penulis urutan pertama.
  • Abstrak: ditulis block style, dalam bahasa Indonesia, satu alinea dengan panjang maksimal 250 kata, font 11, Huruf Times New Roman, spasi tunggal. Abstrak mendeskripsikan permasalahan, tujuan, metode, hasil dan simpulan.
  • Kata Kunci: diisi kata atau frase yang mencerminkan esensi konsep dalam cakupan permasalahan, terdiri atas tiga sampai lima kata/frase. Kata kunci ditulis dibawah abstrak dengan spasi ganda dan dicetak miring, antar kata dipisahkan dengan tanda titik koma.
  • Batang Tubuh Artikel: terdiri atas pendahuluan (30%), metode (15%), hasil dan pembahasan (45%), serta simpulan (10%).
  1. Pendahuluan, berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan kajian pustaka mutakhir.
  2. Metode, berisi desain penelitian, subjek penelitian, teknik pengumpulan data, instrumen pengumpulan data, dan teknik analisis data.
  3. Hasil dan Pembahasan, menguraikan hasil penelitian, menguraikan pembahasan yang berisi rasionalisasi hasil temuan penelitian, perbandingan antara temuan penelitian dengan temuan penelitian sebelumnya dan atau teori yang relevan untuk menentukan positioning/ novelty/state of the art/kebaruan penelitian. Pembahasan harus dilengkapi dengan rujukan dari referensi/sumber primer dan mutakhir.
  4. Simpulan, berisi intisari hasil/temuan penelitian dan rekomendasi/saran (apabila ada).

 

  1. Artikel Hasil Best Practice
  • Judul: ditulis dengan singkat padat dan huruf kapital, maksimal 15 kata, font 14, cetak tebal, Huruf Times New Roman, spasi tunggal, dan harus mencerminkan subtema yang diuraikan pada batang tubuh artikel.
  • Nama Penulis: ditulis tanpa gelar, terletak di bawah judul.
  • Nama Lembaga: ditulis nama sekolah dan kota/kabupaten, serta provinsi, terletak di bawah nama penulis.
  • Alamat E-mail: alamat e-mail terletak di bawah nama lembaga.
  • Abstrak: ditulis block style, dalam bahasa Indonesia, satu alinea dengan panjang maksimal 250 kata, font 11, Huruf Times New Roman, spasi tunggal. Abstrak mendeskripsikan permasalahan, tujuan, metode, hasil dan simpulan.
  • Kata Kunci: diisi kata atau frase yang mencerminkan esensi konsep dalam cakupan permasalahan, terdiri atas tiga sampai lima kata/frase. Kata kunci ditulis dibawah abstrak dengan spasi ganda dan dicetak miring, antar kata dipisahkan dengan tanda titik koma.
  • Batang Tubuh Artikel: Artikel terdiri atas pendahuluan (maksimal 20%), kajian pustaka (20%), metode (10%), hasil dan pembahasan (40%), serta simpulan (10%).
    1. Pendahuluan, berisi latar belakang masalah, identifikasi dan rumusan masalah, tujuan, dan manfaat.
    2. Kajian Pustaka, berisi teori, kebijakan, pedoman dan/atau praktik yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan masalah.
    3. Metode, berisi tentang prosedur dan perangkat atau instrumen, dan cara pemecahan masalah.
    4. Hasil dan Pembahasan, berisi penyajian dan analisis data mencakup keadaan awal, proses, dan hasil akhir yang diperoleh dari hasil pelaksanaan serta dampaknya bagi komunitas sekolah. Pembahasan berisi analisis dan tahapan penyelesaian masalah yang menghasilkan solusi terbaik.
    5. Simpulan, berisi intisari hasil best practice dan rekomendasi/saran (apabila ada).

 

 

  1. Artikel Hasil Kajian
  • Judul: ditulis dengan singkat padat dan huruf kapital, maksimal 15 kata, font 14, cetak tebal, Huruf Times New Roman, spasi tunggal, dan harus mencerminkan subtema yang diuraikan pada batang tubuh artikel.
  • Nama Penulis: ditulis tanpa gelar, terletak di bawah judul.
  • Nama Lembaga: ditulis nama sekolah dan kota/kabupaten, serta provinsi, terletak di bawah nama penulis.
  • Alamat E-mail: alamat e-mail terletak di bawah nama lembaga.
  • Abstrak: ditulis block style, dalam bahasa Indonesia, satu alinea dengan panjang maksimal 250 kata, font 11, Huruf Times New Roman, spasi tunggal. Abstrak mendeskripsikan permasalahan, tujuan, metode, hasil dan simpulan.
  • Kata Kunci: diisi kata atau frase yang mencerminkan esensi konsep dalam cakupan permasalahan, terdiri atas tiga sampai lima kata/frase. Kata kunci ditulis dibawah abstrak dengan spasi ganda dan dicetak miring, antar kata dipisahkan dengan tanda titik koma.
  • Batang Tubuh Artikel: Artikel terdiri atas pendahuluan (maksimal 20%), kajian pustaka (20%), metode (10%), hasil dan pembahasan (40%), serta simpulan (10%).
    1. Pendahuluan, berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan, manfaat, dan prosedur atau cara pemecahan masalah.
    2. Kajian Pustaka, berisi teori, kebijakan, pedoman dan/atau praktik yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan masalah.
    3. Hasil dan Pembahasan, berisi uraian ide/pemikiran, konsep, temuan baru dan/atau hasil perbandingan temuan penelitian/kajian yang relevan.
    4. Simpulan, berisi intisari hasil kajian dan rekomendasi/saran (apabila ada).

 

Referensi, diusahakan paling banyak dari sumber primer (jurnal) 10 tahun terakhir, sumber primer (buku) 10 tahun terakhir (kecuali untuk buku-buku utama) dan hanya mencantumkan sumber yang dirujuk di dalam batang tubuh artikel. Sebaliknya, nama yang dirujuk dalam batang tubuh harus ada dalam daftar referensi. Berikut adalah beberapa contoh penulisan daftar referensi dari beberapa jenis sumber.

  1. Jurnal: nama pengarang, tahun ditulis dalam kurung, judul artikel, nama jurnal (cetak miring), volume, nomor, dan halaman. Contoh:

Slamet, P. H. (2014). Politik Pendidikan Indonesia dalam Abad ke-21. Cakrawala Pendidikan, Jurnal Ilmiah Pendidikan, XXXIII (3), hlm.324-337.

  1. Buku: nama pengarang (jika lebih dari satu kata, nama belakang yang dijadikan entri), tahun ditulis dalam kurung, judul buku (cetak miring), kota penerbit: penerbit. Contoh:

Creswell, J. W. (2014). Educational Research, Planning, Conducting, and   Evaluating Quantitative and Qualitative Research. Englewood Cliff, New Jersey: Pearson Merill Prentice Hall.

Buku yang terdiri dari kumpulan artikel dengan banyak pengarang ditulis seperti berikut.

Penaflorida, A. H. (2014). “Nontraditional Forms of Assessment and Response to Student Writing: a Step Toward Learner Autonomy”, dalam J. C. Richards & W. A. Renandya (eds), Methodology in Language Teaching, an Anthology of Current Practice. Cambridge: Cambridge University Press. Hlm.100- 115.

  1. Internet: pengarang, tahun ditulis dalam kurung, judul artikel, alamat situs, tempat dan tanggal mengunduh. Contoh:

Mueller, J. (2014). Authentic Assessment Toolbox. North Central College, Naperville, http://jonathan.mueller.faculty.noctrl.edu/toolbox/index.htm, diunduh di Jakarta, 9 September 2017.

 

  1. Prosiding: Nama Penulis diakhiri tanda titik – Tahun Terbit atau Tahun Pertemuan Ilmiah diakhiri tanda titik – judul/ subjudul tulisan diakhiri tanda titik – kata Prosiding (Proceeding of) dicetak miring– Nama Pertemuan Ilmiah diketik miring diakhiri tanda tanda koma –  Tempat/Kota Pertemuan Ilmiah diakhiri tanda titik dua – Tanggal Pertemuan Ilmiah diakhiri tanda titik – Nomor Halaman (jika ada) diakhiri tanda titik.

Contoh:

Suyatna, A., Distrik, I. W., Herlina, K., Suyanto, E., & Haryaningtias, D. (2018, September). Developing Interactive E-Book of Relativity Theory to Optimize Self-Directed Learning and Critical Thinking Skills. In AIP Conference Proceedings (Vol. 2014, No. 1, p. 020065). AIP Publishing

 

Cara merujuk pengarang di dalam batang tubuh artikel harus menyebutkan nama belakang pengarang dan tahun. Contoh: (Mitchel, 2013), atau Mitchel (2013). Rujukan lewat pengarang kedua sedapat mungkin dihindari. Misalnya: Gronlund (dalam Nurgiyantoro, 2014).

E.    Ketentuan Poster (Banner)

  1. Dibuat dalam bentuk Standing Banner berukuran 60 cm x 160 cm;
  2. Poster memuat:
  3. Judul;
  4. Nama penulis, nama lembaga, dan alamat email;
  5. proses dan hasil penelitian/hasil kajian/best practice dapat berupa bagan, grafik atau diagram.

 

About Dakroni

21 comments

  1. d website belum dibuka pndaftran seminarnya ya mas?

  2. Assalamualaikum pak dakroni…mohon maaf kalau mengganggu,,saya mau tanya pak…untuk masuk mendftar di laman kesharlindung harus pake NUPTK ya pak? Saya udah 5 th mengajar tapi belum keluar NUPTK nya…saya sangat berminat untuk ikut kegiatan yg diadakan kesharlindung,tp nggak bisa login…apakah ada solusi lain selain pake NUPTK pak??….makasih pak..

  3. Kenapa ya saya tidak bisa lohin ke kesharlindung

  4. Makasi infonya pak Dakroni…
    Sebelumnya saya Mohon maaf Pak…
    Saya mau tanya pak, gimana caranya bisa loging d kesharlindung dikdas kr setiap saya loging jawabanya email anda salah dan kadang pasword anda salah…
    Mohon bantuannya pak agar saya bisa mengikuti kegiatan yang ada d Keshalindung dikdas…
    Terakhir saya bisa ngikuti waktu ada kegiatan perlindungan guru d Hotel The Sunan Solo …
    Makasi atas info dan bantuannya pak.
    Sri Sumartini_SMPN 4 Gerung_Lombok Barat NTB

  5. Ok terima kasih informasinya…mau dipelajari dulu 😄

  6. tetty endriyani

    pak dakroni yang pernah menjadi peserta pada seminar 2 Tahun 2018 gak bisa ikut lagi ya

  7. Dan… Pernah mnjdi pserta SEMNAS 2 th 2017 mah. G bsa daftar. Hiks… Hiks… Hiks…

  8. Ingin daftar caranya bagaimana?

  9. Marlina Abdullah

    Assalamu alaikum… apakah ssudah ada pedoman atau juknis untuk seminarnya…?

  10. Mariati, S.Pd.SD

    Mohon penjelasannya bagaimana caranya mendaftar sebagai peserta seminar nasional guru dikdas 2019???

  11. Dewi Komalasari

    Mohon dijelaskan pak, File NUPTK yang seperti apa?

  12. Saya mau kirimkan artikel tp email mana pak..saya login 2th kok ndak bisa.saya masukkan nuptk kok sudah terpakai.mohon pencerahannya. Nomor hp saya 085229254899

  13. Pak Dakroni, file NUPTK itu yang bagaimana ya? Terimakasih

  14. maaf mas tanya .. saya belum pernah ikut mendaftar seminar semacam ini .. itu poster atau banner untuk apa ya ?? kita bikin sendiri kah dan kita bawa kalau terpilih menjadi peserta seminar ??

  15. kira2 kapan terbit juknis ya mas?

  16. Mas, ijin bertanya, itu di poin C no.2 disebutkan harus menyertakan pernyataan keaslian naskah (format terlampir). Terlampirnya dimana ya mas? Saya ga nemu. Lalu di kesharlindung juga tidak ada tempat untuk uploadnya. Hanya ada untuk upload artikel.
    Mohon informasinya.
    Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *